Komisi IV DPR RI Tinjau Kesiapan Ketahanan Pangan dan Antisipasi Dampak El Nino di Kalsel
Banjarbaru (brmp kalsel)--- Komisi IV DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat (3/7/2026), yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto. Kunjungan diawali dengan peninjauan Gudang Bulog Landasan Ulin Utara untuk melihat kesiapan infrastruktur penyimpanan dan memastikan ketersediaan stok beras bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarbaru, Perum Bulog, serta para pemangku kepentingan sektor pertanian dan pangan. Agenda kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan di Balai Veteriner Banjarbaru dengan peninjauan laboratorium serta pertemuan mengenai antisipasi dan mitigasi dampak El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan di Kalimantan Selatan. Pertemuan dihadiri Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan, Badan Karantina Indonesia, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan perwakilan kelompok tani. Dalam kesempatan tersebut dipaparkan berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan Kementerian Pertanian untuk menjaga produktivitas pertanian, kesehatan hewan, serta menjamin ketersediaan pangan di tengah potensi cuaca ekstrem.
Ketua Komisi IV DPR RI menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi dampak El Nino, termasuk memastikan kesiapan layanan veteriner, dukungan bagi petani dan peternak, serta kecukupan sumber daya untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
Sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian, BRMP Kalimantan Selatan berkomitmen terus mendukung implementasi program modernisasi pertanian melalui pendampingan, diseminasi inovasi teknologi, serta penguatan kapasitas petani dan peternak. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan sektor pertanian dan peternakan sehingga masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan meskipun menghadapi tantangan perubahan iklim.